4 Jenis Besi Hollow Dan Mengenal Tentang Besi Hollow

Kini, besi hollow semakin sering digunakan dalam konstruksi bangunan. Selain kokoh, material ini konon dapat meningkatkan estetika bangunan, lo. Berikut informasi lengkap terkait karakteristik dan jenis besi hollow.

Besi satu ini termasuk bahan konstruksi unggulan beberapa orang mungkin masih awam dengan istilah besi hollow.

Berbeda dengan mereka yang bergelut di bidang konstruksi dan pertukangan.

Material holo atau hollow merupakan besi beton berbentuk batangan dengan rongga kosong di bagian tengahnya.

Sesuai dengan namanya, material holo merupakan batangan berongga dengan penampang berbentuk segi empat.

Besi hollow merupakan alternatif rangka untuk menggantikan material kayu.

Penggunaannya sangat populer dalam pembangunan karena pemasangan yang mudah dan cepat.

Tak hanya itu, beberapa kelebihan besi hollow berikut ini pula yang membuat material ini populer.

  • Mudah dipasang dan kokoh
  • Tidak dimakan rayap
  • Peredam panas yang baik
  • Tidak mudah terkena korosi
  • Strukturnya unggul dengan daya tahan yang kuat
  • Memiliki nilai estetika
  • Tahan terhadap api dan
  • Harganya jauh lebih terjangkau
4 Jenis Besi Hollow

1. Besi Hollow Gypsum

kurang lebih ada empat macam besi holo di pasaran, yang pertama adalah besi hollow gypsum.
Bentuknya kotak dan terbuat dari besi berlapis meni, galvanis, hingga stainless dengan ketebalan 0.3-0.4 mm.
Rangka besi hollow gypsum biasanya digunakan untuk plafon rumah atau gedung.
Material ini banyak diminati karena lebih kokoh meski bobotnya cenderung ringan.

2. Besi Hollow Galvalume

Jenis besi hollow berikutnya adalah galvalume dan termasuk jenis yang paling bagus. Material holo satu ini mengandung komposisi 1.5% lapisan silicon, 43.5% unsur besi, serta unsur coating aluminium sebesar 55%. Oleh sebab itu material ini dikenal pula sebagai Zinc-Aluminium di dunia konstruksi. Bahannya tidak mudah berkarat meski terkena air hujan dan terik matahari.

3. Besi Hollow Galvanise

Berikutnya ada model besi holo galvanis yang kualitasnya masih berada di bawah hollow galvalume.
Besi ini mengandung komposisi zinc coating 97% di dalamnya.
Namun perlu diingat, permukaannya mudah mengalami korosi apabila bergesekan dengan material lain.
Oleh sebab itu, penggunaannya lebih cocok untuk pagar atau atap kanopi.
Sebelum menggunakannya, pastikan melapisinya dengan coating aluminium sebesar 1%, ya.

4. Hollow Hitam

Jenis besi hollow berikutnya adalah hollow hitam yang terbuat dari baja hitam.
Hal ini membuatnya tampak sangat tebal dan kuat jika digunakan sebagai bahan konstruksi.
Hanya saja, material holo hitam ukurannya sudah distandarisasi sehingga pilihannya tak banyak.
Oleh sebeb itu rangka besi hollow hitam lebih sering digunakan untuk membuat pagar.

Fungsi Besi Hollow

Selain sebagai penopang plafon, rangka besi hollow juga bisa digunakan untuk kebutuhan lainnya.
Misalnya saja sebagai bahan pembuat rangka pagar, kanopi, teralis minimalis, dan lainnya.

Berikut informasi lebih lanjut terkait fungsi besi hollow :

  • Besi hollow dengan penampang 40 x 40 mm untuk rangka plafon
  • Besi dengan ukuran penampang 40 x 40 mm atau 50 x 100 mm dan ketebalan 1.6 mm untuk railing pagar
  • Besi berukuran 30 x 60 mm dengan ketebalan 1.2 mm untuk railing tangga
  • Besi berukuran 36 x 36 mm untuk furnitur industrial


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
wa